Pengertian Kurikulum Secara Umum dan Khusus Serta Menurut Para Ahli

Pengertian Kurikulum: Dalam dunia pendidikan istilah kurikulum pastinya akan sering sekali kita dengar. Pengertian dari kurikulum adalah sebuah perangkat mata pelajaran dan program pendidikan yang berisikan mengenai rancangan dari semua jenis pelajaran yang ada di sekolahan. Dengan demikian maka proses belajar mengajar yang ada di sekolah akan bisa berjalan dengan baik. Setiap sekolah tentunya wajib untuk mengaplikasikan kurikulum yang sesuai dengan ketentuan dan kebijakan yang ada. Dengan adanya kurikulum maka aktivitas yang dilakukan oleh para pengajar dan juga murid akan mampu untuk memenuhi standard. Dalam hal ini kurikulum juga bersifat membatasi karena harus ditempatkan sesuai dengan jenjang pendidikan dari siswanya.


Dalam sebuah sekolahan tentunya ada beberapa murid yang cerdas dan juga ada beberapa murid yang pas-pasan. Nah, kalau kurikulum yang diberikan terasa memberatkan, misalnya anak kelas 4 SD diberi pelajaran untuk anak 5 SD maka anak yang pintar mungkin akan bisa mengatasinya, namun bagaimana dengan mereka yang pas-pasan kecerdasannya? Inilah yang menjadikan kurikulum berperan sangat penting. Namun, kurikulum memiliki batas waktunya sendiri. Biasanya lama waktu yang disediakan untuk satu jenjang kurikulum adalah tergantung dari kebijakan sekolah. Biasanya perlu dirapatkan oleh beberapa pihak mengenai adanya kurikulum baru ini supaya semua yang terlibat didalamnya, dalam hal ini yang diutamakan adalah guru, akan bisa melakukan aktivitas belajar mengajar dengan sempurna dan terarah.


Sifat dari kurikulum itu sendiri adalah menyeluruh. Kurikulum yang menyeluruh tentunya akan mampu menyeimbangkan aktivitas yang ada di sekolah tersebut. Kurikulum seiring dengan berjalannya waktu akan kerap kali dan terus mengalami perubahan. Hal ini tentunya juga sangat menguntungkan karena nantinya sistem pendidikan yang ada di seluruh negara akan menjadi lebih baik dan tertata dengan rapi. Tanpa adanya kurikulum maka bisa dibayangkan sendiri apa nantinya yang akan terjadi. Para pengajar akan kesulitan dalam mengetahui target yang harus mereka capai. Disamping itu, adanya kurikulum juga akan bisa mengatur banyak hal secara signifikan dimana didalamnya terdapat informasi mengenai apa saja yang harus dilakukan oleh guru dalam mengajar siswanya dan tingkat tertentu hingga sampai tingkat mana.


Dalam sebuah kurikulum biasanya ada banyak sekali komponen yang terlampir didalamnya. Komponen ini tentu saja akan berfungsi penting dalam mencapai tujuan pengajaran bersama yang sesuai dengan sistem yang ada. Disamping itu, komponen tersebut selalu berkaitan dengan satu sama lain. Sayangnya para ahli banyak yang berbeda pendapat mengenai hal ini. Ahli Pendidikan Indonesia Sumanto mengatakan bahwa komponen yang ada pada kurikulum dalam sebuah pendidikan itu hanya terbagi menjadi empat saja, mereka adalah Tujuan, Isi dan Materi, Interaksi Belajar Mengajar di Sekolah, dan yang terakhir adalah Penilaian. Pendapat tersebut layak untuk diaplikasikan dalam kurikulum yang ada di setiap sekolah.


Kemudian, pendapat dari Soemanto tersebut juga diikuti oleh Ahli Pendidikan Indonesia Nasution. Beliau mengatakan bahwa komponen yang memiliki 4 poin tersebut akan mampu untuk membentuk strategi pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan bagi para siswanya. Namun demikian, meskipun banyak ahli yang setuju dengan hal tersebut ada beberapa yang kontras. Beberapa ahli lainnya menyebutkan bahwa komponen yang ada dalam sebuah kurikulum itu tidak terbagi menjadi 4 yaitu menjadi 5. Yaitu Tujuan, Isi Materi, Sarana dan Prasarana, Strategi dan Proses Belajar Mengajar.


Meskipun banyak perbedaan dalam hal ini namun maknanya tetap sama yaitu kurikulum adalah sebuah media yang penting untuk mengatur strategi sistem belajar mengajar yang baik dan juga melakukan evaluasi langsung terhadap siswa yang diajar nantinya. Fungsi dari kurikulum itu sendiri juga ada beragam banyaknya. Fungsi dari kurikulum adalah untuk mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan. Yakni menciptakan generasi penerus bangsa dan negara yang cerdas dan mampu berkompeten dalam ilmu pengetahuan yang ada saat ini. Para generasi penerus juga wajib untuk belajar dengan sungguh-sungguh untuk masa depannya. Sementara para pengajar nantinya akan memfasilitasi para murid dengan sistem pembelajaran yang sudah ada dan juga digunakan oleh semua kalangan :Pengertian Kurikulum.

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cepat Dapat Rider Go-Jek, Ganti Saja Nama Pemesan Dengan Nama Artis

Nasabah Bank Mandiri di Bengkulu ini Tiba-tiba Terima Uang Rp. 100 Triliun

Trik Marketing Unik Starbucks, Salah Tulis Nama Agar Pelanggannya Kesal!