Pengertian Koperasi Secara Umum dan Khusus Serta Menurut Para Ahli

Pengertian Koperasi: Koperasi adalah sebuah orgnisasi yang didirikan oleh beberapa orang sebagai saran bisnis yang nantinya akan difungsikan untuk kepentingan bersama. Koperasi tentu saja berbeda dibandingkan dengan sistem bisnis lainnya. Koperasi menggerakan langkahnya berdasarkan dengan prinsip yang ada dalam gerakan ekonomi rakyat. Adanya koperasi juga sangat membantu sekali bagi mereka yang ingn melakukan aktivitasnya dengan mudah. Asas dari koperasi itu sendiri adalah kekeluargaan. Hal ini jelas dikarenakana dalam koperasi diterapkan sebuah sistem yang saling membantu dan gotong royong satu sama lain. Hal serupa juga dikatakan oleh Murni Ningsih dalam bukunya yang berjudul Koperasi. Pada kenyataanya koperasi memang sebuah media yang tepat untuk membantu sesama.


Istilah koperasi juga dipopulerkan oleh salah satu Ahli Sosial dari Inggris, Steven M. Sherfin Arthur. Dalam bukunya yang berjudul Economic Principles and Action, beliau mengutarakan bahwa sebuah lembaga yang menyediakan prasaranan dan fasilitas baik itu dalam bentuk layanan jasa maupun produk itu harus memiliki sebuah sistem yang baik yaitu sistem kekeluargaan atau kebersamaan yang erat antara anggota yang satu dengan yang lain. Tidak boleh ada aksi saling sikut dan ambil untung satu sama lain. Nantinya, ini juga tidak hanya akan menguatkan pondasi yang dimiliki oleh koperasi itu sendiri namun juga akan memberikan manfaat lainnya yang signifikan.


Arifinal Chaniago dalam penelitannya yang berjudul Ekonomi dan Koperasi, mengatakan bahwa koperasi merupakan sebuah sistem yang bersifat abstrak namun cara pengaplikasiannya sangat sederhana. Tidak heran jika beliau mengatakan bahwa jika ada sebuah lembaga yang menjalankan sistem koperasi maka lembaga tersebut akan bisa lebih efektif dan tahan lama untuk dilakukan. Hal ini jelas dikarenakan keanggotaan dari koperasi itu sendiri sifatnya adalah sukarela. Jadi siapapun bisa bergabung dan memberikan partisipasinya untuk hal ini. Sudah banyak orang yang terlibat dalam koperasi dan pada akhirnya mampu untuk mendapatkan manfaat darinya. Sistem lainnya yang wajib untuk diketahui dalam koperasi adalah adanya sistem yang demokratis dimana semua hal yang dilakukan harus berdasarkan atas asas kebersamaan.


Ahli lainnya, Hans M Nunkener, dalam bukunya yang berjudul Hukum Koperasi, berkata bahwa dalam sebuah koperasi terdapat sebuah kebebasan dan juga otonomi. Nantinya, hal tersebut akan dikembangkan dalam bentuk pendidikan, pelatihan dan juga informasi untuk semua anggota dan orang yang terlibat didalamnya. Hans juga menjelaskan bahwa di Indonesia sendiri sudah dibuat undang-undang sendiri mengenai koperasi. Sesuai dengan undang-undang no 25 tahun 1992, koperasi harus memiliki beberapa prinsip yang nantinya diaplikasikan didalamnya, dimana salah satunya adalah kemandirian dan juga kerjasama antar koperasi satu sama lain.


Inilah yang kemudian memberikan sebuah perbedaan yang signifikan antara koperasi dengan bisnis. Koperasi pada dasarnya memang adalah sebuah lembaga yang bisa digunakan oleh banyak orang namun tidak bersifat ambil untung dan sikut sana sikut sini. Maksudnya adalah persaingan antara koperasi tidak dilakukan satu sama lain. Mengapa? Hal ini jelas dikarenakan koperasi ini berfungsi untuk membantu mereka yang membutuhkan layanan maupun jasa dengan lebih mudah dan cepat. Dan jika ada koperasi lain yang melakukan hal yang sama maka 2 koperasi ini malah akan bekerja sama bukan bersaing. Tentu ini beda dengan bisnis dimana setiap pebisnis dan pemilik instansi tertentu tersebut akan melakukan sesuatu guna mengalahkan pesaingnya. Dalam  koperasi tidak mengenal prinsip persaingan namun sistem kekeluargaan yang menyeluruh.


Para Ahli mendefinisikan koperasi terbagi menjadi beberapa hal. Pertama adalah koperasi yang menyediakan berbagai barang, baik itu produk maupun jasa yang berfungsi untuk jual beli masyarakat sekitar. Kedua adalah koperasi pemasaran, dimana peran dari koperasi ini adalah mendistribusikan barang yang mereka miliki atau instansi tertentu ke orang lain. Ketiga adalah koperasi yang menghasilkan barang dan jasa. Koperasi jenis ini biasanya memiliki karyawannya sendiri. Keempat adalah koperasi simpan pinjam yang memberikan layanan bagi mereka untuk bisa meminjam uang dengan mudah. Tentu saja dengan adanya koperasi maka ini akan membantu meringankan beban banyak orang dengan lebih mudah :Pengertian Koperasi.

Comments